Rabu, 05 Juni 2013

Chemical



HCL
Hcl digunakan untuk menurunkan PH dalam air atau Chlorine, digunakan pada saat treatment atau pada saat kelebihan chemical
SODA ASH
Penyeimbang PH (menaikkan PH)

TRUSSI
berfungsi sebagai algesite, untuk mencegah pertumbuhan lumut, juga digunakan untuk membirukan air kolam renang

PAC
berfunsi sama dengan penggunaan tawas, untuk membentuk flokulasi dan partikel dalam air, sehingga kotoran akan terikat dan bisa turun ke bawah dasar kolam renang

Tawas
digunakan untuk menjernihkan air pertama, yang berfungsi untuk membentuk flokulasi dalam air sehingga pengendapan partikel-partikel lebih cepat

Chlorine powder 60% / kaporit

atau disebut dengan kaporit dIgunakan untuk meningkatkan konsentrasi chlorine dalam air hingga mencapai ideal secara cepat, serta digunakan juga utuk menjaga konsentrasi chlorine tetap stabil Bentuk powder/ bubuk, menjernihkan air dan membunuh kuman

Chlorine granular 90%

digunakan untuk meningkatkan konsentrasi chlorine dalam air secara cepat serta menjaga agar air tetap bersih dan biru, Caranya dengan menaburkan bubuk granular ke dalam kolam dan reaksi lebih cepat.

TCCA Chlorine 90% TABLET

Digunakan untuk menjaga agar konsentrasi chlorine dalam air tetap stabil, air menjadi bersih dan biru, Pengelolaan ini dilakukan apabila konsentrasi Chlorine Ideal, air dalam keadaan baik( bersih)

DUCTING

Menghitung besaran ducting ada beberapa tahapan yaitu :
1. Mengetahui dulu total laju aliran udara yang akan melewati ducting tsb
2. Mengetahui total static pressure exhaust fan
3. Penggunaan ducting di peruntukan untuk apa
Setalah data2 tersebut di dapat ada beberapa cara untuk menentukan dimensi ukuran ductingnya bisa dengan ductulator atau menggunakan program duct sizer keluaran mcquay bapak bisa cari dan download program tersebut. Ketebalan ducting tergantung dari jenis ducting itu sendiri bila menggunakan ducting jenis TD duct ketebalannya sudah di atur oleh suplier, tetapi bila ductingnya mengunakan BJLS maka aturan yang di gunakan pada masing2 proyek berbeda2 tergantung dari jenis penggunaan ductingnya. tapi sebagai bayangan berikut data yang bisa saya berikan
1. ukuran sampai dengan 300 mm mengunakan BJLS 50
2. ukuran 325 sampai dengan 750 mm mengunakan BJLS 60
3. ukuran 775 sampai dengan 1050 mm mengunakan BJLS 70
4. ukuran 1075 sampai dengan 1350 mm mengunakan BJLS 80
5. ukuran 1375 sampai dengan 1950 mm mengunakan BJLS 100
6. ukuran diatas 1950 mm mengunakan BJLS 120

DAYA


Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita jumpai kata watt. Misalnya setrika listrik 250 watt, lampu 20 watt. Kata watt sebenarnya adalah satuan dari daya listrik. Setrika 250 watt berarti setrika tersebut membutuhkan daya listrik 250 watt saat digunakan.
Untuk menghitung daya listrik oleh arus bolak balik (AC) dengan arus searah (DC) itu berbeda, karena arus AC mempunyai frekuensi sehingga memiliki perhitungan tersendiri. Sedangkan untuk arus DC yang melewati resistor untuk menghitung daya yang dihasilkannya dapat menggunakan rumus :
P=V.I
Dimana : P = Daya listrik dalam satuan Watt (W)
V = Tegangan listrik dalam satuan Volt (V)
I = Arus listrik dalam satuan Ampere (A)
Seperti yang kita ketahui untuk mencari Tegangan (V) dapat dihitung dengan rumus V = I.R, dimana I = Arus dan R = Hambatan, maka Rumus diatas dapat ditambahkan menjadi :
P = V. I
P = I.R.I atau P = I2.R
Dari kedua rumus diatas maka dapat disimpulkan bahwa daya listrik akan bertambah besar jika :
1.       Tegangan listrik tambah besar
2.       Arus listrik tambah besar, dan
3.       Resistansi atau Hambatan tambah besar
Contoh :
Suatu senter bertegangan 30V menggunakan 2 baterai bertegangan masing-masing 1,5V. Arus yang mengalir melewati lampu sebesar 100mA. Hitung daya lampu tersebut !
Jawab :
P = V.I
P = 3x100mA
P = 300mW

Selasa, 04 Juni 2013

Ukuran Kabel Listrik



Jenis kabel
      Berdasarkan penggunaanya dapat dibedakan menjadi :
  1. Kabel Power
Digunakan untuk instalasi dalam gedung maupun dalam tanah.
Berdasarkan tegangan maximum yang ditahan
  1. Low Voltage ( Beroperasi pada daerah tegangan 0,6-1 kV)
  2. Medium Voltage (( Beroperasi pada daerah tegangan 3,6-20 kV)
  3. High Voltage (( Beroperasi pada daerah tegangan 20-70 kV)
  4. Extra high Voltage (( Beroperasi pada daerah tegangan sampai 170 kV)
  5. Tabel Kabel Power
Kemampuan hantar arus kabel tanah berisolasi dan berselubung PVC dengan penghantar tembaga ( NYA, NYM, NYY, NYFGbY dan sebagainya) Tegangan kerja maksimum 1,8 kV arus searah untuk kabel 1 core dan 0,6/1 kV sistem fasa-tiga untuk kabel dua, tiga dan empat core. Suhu keliling 300C, suhu penghantar maksimum 700C, tahanan panas jenis tanah 1000C cm/watt. Lihat table.1 berikut ini
Kemampuan Hantar Arus Kabel
Luas
NYA
NYM
NYY
NYFGbY&NYY
NYFGbY&NYY
NYFGbY&NYY
Penampang
Dlm Pipa
Dlm Pipa
1 Core
2 Core
3 Core
4 Core
Nominal
Instalasi
Instalasi
Ditanah
Diudara
Ditanah
Diudara
Ditanah
Diudara
Ditanah
Diudara
mm2
Amp
Amp
Amp
Amp
Amp
Amp
Amp
Amp
Amp
Amp
1,5
15
19
33
26
27
21
24
18
24
18
2,5
19
25
45
35
36
29
32
25
32
25
4
25
34
58
46
47
38
41
34
41
34
6
33
44
74
58
59
48
52
44
52
44
10
45
61
98
80
78
66
69
60
69
60











16
61
82
129
105
102
90
89
80
89
80
25
83
108
169
140
134
120
116
105
116
105
35
103
134
210
175
160
150
138
130
138
130
50
132
 -
250
215
187
180
165
160
165
160
70
165
 -
310
270
230
230
205
200
205
200











95
107
 -
375
335
280
275
245
245
245
245
120
235
 -
425
390
320
320
285
285
280
285
150
 -
 -
480
445
355
379
315
325
315
325
185
 –
 -
550
510
409
430
355
370
355
370
240
 -
 -
640
620
472
510
415
435
415
435











300
 -
 -
730
710
525
590
535
600
465
500
400
 -
 -
855
850
-
-
-
-
-
-
500
 -
 -
990
1000
-
-
-
-
-
-
630
 -
 -
1126
1195
-
-
-
-
-
-